Pertama, apapun adanya dzikir berarti menghadap, apa pun kondisinya. Sementara alpa itu berarti mengabaikan secara total.
Kedua, dzikir bisa menjadi perias ibadah, sementara alpa dari Allah bisa menafikannya.
Ketiga, adanya dzikir itu berarti siap menerima hembusan rahmat Allah, yang bisa meningkatkan dari yang lebih rendah menuju yang lebih tinggi, sedangkan alpa dari dzikir bisa mengosongkan semua itu.“Siapa tahu Allah meningkatkan dzikir dengan hati alpa, menuju dzikir dengan sadar Ilahi, dari dzikir yang sadar Ilahi menuju dzikir Hadir Ilahi, dari dzikir Hadir Ilahi menuju dzikir dengan mengosongkan segala hal selain Allah.”Dari sini bisa disimpulkan bahwa ragam hamba yang berdzikir terdiri dari:Dzikir lisan sajaDzikir sadar hatiDzikir Hadir IlahiDzikir dengan mengosongkan segala hal selain Allah.Karenanya Allah memperingatkan, “Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepadaNya, pagi sampai sore (sore sampai pagi). Dialah yang melimpahkan rahmat kepadamu dan para malaikatNya.” (Al-Ahzaab: 42)Sedangkan Imam Ghazali membagi dzikir menjadi:
- Dzikir Lisan,
- Dzikir Nafsu,
- Dzikir Qalbu,
- Dzikir Ruh,
- Dzikir Sirr.
Konsekwensi kita selalu berdzikir kepada Allah dan alpa kepada Allah antara lain:Jika kita alpa kepada Allah pasti yang teringat di benak kita adalah selain Allah.Jika kita mnengingat sadar akan Allah, kita akan menapaki kemesraan demi kemesraan dengan Allah.Jika kita hadir di hadapan Allah, kita akan patuh dan tunduk kepadaNya.Jika kita lupa pada segala hal selain Allah, kita akan fana’ kepadaNya.Jika kita fana’, segala yang ada akan tiada.Sulthonul Auliya Syeikh Abul Hasan asy-Syadzily mengatakan, “Hakikat dzikir adalah konsentrasi penuh kepada yang Diingat, sehingga yang lain tak teringat. Sebagaimana firman Allah swt, “Dzikirlah dengan Nama Tuhanmu dan lakukanlah dengan sepenuhnya.”Orientasi dzikir itu sendiri berkisar pada tiga hal pula:Ma’rifatullahMengagungkan AllahUbudiyah kepada Allah.“Dan semua itu sama sekali bukan hal berat bagi Allah.”Yakni bukan hal yang terhalang jika Allah menghendaki.
---(ooo)---
---(ooo)---

No comments:
Post a Comment